Lewati ke konten utama
  1. Beranda
  2. Layanan

Kapabilitas yang Mencakup Seluruh Siklus Reaktivasi Sumur

Dari seleksi kandidat sumur hingga rekonsiliasi volume di titik jual — setiap tahap dijalankan dengan standar engineering practice dan HSSE yang konsisten.

Layanan dan Kapabilitas

Lima Tahap, Satu Rantai Tanggung Jawab

Kelima kapabilitas berikut dijalankan oleh tim yang sama sehingga peralihan antar tahap tidak kehilangan konteks teknis.

01

Screening & Subsurface

Seleksi kandidat, kajian data sumur, zona target, dan risiko teknis.

  • Seleksi kandidat sumur idle berdasarkan data historis
  • Kajian data sumur dan well integrity
  • Penentuan zona target produksi
  • Identifikasi dan mitigasi risiko teknis
02

Well Service

Clean-out, sand bailer, scraper, swab test, dan evaluasi potensi.

  • Clean-out dan pembersihan lubang sumur
  • Sand bailer dan scraper run
  • Swab test untuk konfirmasi aliran
  • Evaluasi potensi sebelum tahap produksi
03

Artificial Lift

Pemilihan dan instalasi metode produksi sesuai karakteristik sumur.

  • Pemilihan metode angkat buatan yang sesuai
  • Instalasi dan commissioning peralatan
  • Penyesuaian terhadap karakteristik tiap sumur
  • Evaluasi kinerja pasca-instalasi
04

Production Operations

Start-up, monitoring, optimasi, maintenance, dan pencatatan volume.

  • Start-up sumur dan stabilisasi produksi
  • Monitoring harian parameter operasi
  • Optimasi dan pemeliharaan fasilitas
  • Pencatatan volume produksi harian
05

Lifting & Reconciliation

Pengiriman, titik serah, titik jual, dan rekonsiliasi produksi.

  • Pengiriman dari storage lapangan
  • Serah terima pada titik serah
  • Penyerahan pada receiving point dan titik jual
  • Rekonsiliasi volume sebagai dasar perhitungan
HSSE

Melekat di Seluruh Tahap

HSSE bukan tahap terpisah. Risk assessment, permit to work, dan pelaporan insiden berjalan pada kelima kapabilitas di atas.

Kerangka Kerja Sama

Model Kerja Berorientasi pada Hasil Produksi yang Terverifikasi

Pembagian peran yang jelas menyelaraskan investasi, eksekusi teknis, kepemilikan minyak, dan imbalan berbasis kinerja.

PESI

  • Menyediakan investasi dan teknologi
  • Melaksanakan reaktivasi dan operasi
  • Menanggung execution risk sesuai kontrak

Produksi

  • Volume diukur dan direkonsiliasi
  • Operasi mengikuti HSSE & engineering practice
  • Kinerja menjadi dasar perhitungan imbalan

Pertamina

  • Minyak tetap menjadi milik Pertamina
  • Titik serah dan offtake terkontrol
  • Imbalan PESI terkait volume dan ICP
Prinsip Utama

Pembayaran mengikuti produksi yang terverifikasi — bukan cost recovery.

Skema ini menempatkan risiko eksekusi pada PESI dan memastikan pemilik lapangan hanya membayar atas tambahan produksi yang benar-benar terukur.

Rantai Produksi dan Lifting

Operasi Terhubung hingga Titik Serah dan Titik Jual

Rekonsiliasi volume menjaga keterlacakan dari produksi lapangan hingga dasar perhitungan imbalan.

01

Sumur & Storage

02

Titik Serah

03

Transport

04

Receiving Point

05

Titik Jual

Mobil tangki mengangkut hasil produksi dari fasilitas lapangan

Keterlacakan yang Dapat Diaudit

Setiap volume yang keluar dari lapangan tercatat dan direkonsiliasi. Pencatatan ini menjadi dasar tunggal untuk perhitungan imbalan, sehingga tidak ada perbedaan interpretasi antara operator dan pemilik lapangan.

  • Pencatatan volume harian pada tingkat sumur
  • Serah terima terdokumentasi pada setiap titik
  • Rekonsiliasi berkala dengan pemilik lapangan

Punya Sumur Idle yang Ingin Dikaji?

Kirimkan data awal sumur Anda — tim subsurface kami akan meninjau potensi reaktivasi dan skema kerja sama yang sesuai.